Learn Pharmacia Pages

September 14, 2011

Pilihan terapi Diabetes Melitus tipe 2

Diabetes melitus adalah kondisi di mana kebutuhan insulin tubuh tidak tercukupi; sehingga kadar gula (glukosa) dalam darah meningkat melebihi batas normal. Penyebab diabetes dapat bermacam-macam, namun ada dua jenis diabetes yang utama. Dua tipe diabetes yang utama yaitu diabetes tipe 1 (non-insulin-dependent diabetes mellitus, NIDDM) dan diabetes tipe 2 (insulin-dependent diabetes mellitus, IDDM).

Perbedaan utama antara kedua tipe diabetes ini terletak di patofisiologi. Masalah diabetes tipe 2 beda dengan tipe 1. Pasien diabetes tipe 1 mutlak membutuhkan insulin seumur hidup, karena tubuhnya mengalami kerusakan jaringan sel beta pankreas yang berfungsi menghasilkan insulin; dan kondisi ini bersifat autoimun. Sedangkan insulin penderita DM tipe 2 cukup, hanya saja jaringan tubuhnya tidak responsif. Ada pendapat yang mengatakan, diabetes melitus tipe 2 pada akhirnya akan membutuhkan insulin absolut.

Untuk mengatasi masalah yang timbul pada diabetes tipe 2, telah dikembangkan berbagai jenis obat yang sedianya dapat menjadi pilihan bagi pasien diabetes tipe 2. 


September 13, 2011

Kualitas Penelitian

Saat kita membaca suatu penelitian, mungkin kita bertanya-tanya, sudah baguskah kualitas uji klinis ini?
Untuk itu digunakan sistem skoring dari Jadad (Jadad score). Adapun yg dinilai: 1. Randomisasi, 2. Blinding, 3. Withdrawal/dropout.
  • Jika studi dirandomisasi, beri skor 1.
  • Jika metode randomisasi dijelaskan, beri skor 1.
  • Jika metode blinding dijelaskan, beri skor 1.
  • Jika metode randomisasi disebutkan dengan tidak tepat, skor dikurangi 1.
  • Jika metode blinding disebutkan dengan tidak tepat, skor dikurangi 1.
Skor Jadad untuk suatu studi dapat bernilai 0 sampai 5. Untuk disebut sebagai uji klinis bermutu baik atau layak dimasukkan dlm meta-analisis, skor Jadad minimal harus 3. Namun itu hanya pandangan umum, karena pertimbangan memasukkan studi ke meta-analisis sangat tergantung penelitinya.

Referensi:
Jadad AR et al. Control Clin Trials 1996; 17 (1): 1-12

September 12, 2011

Pilihan Terapi pada Dispepsia

Dispepsia adalah semua jenis kondisi yang ditandai gangguan pencernaan di saluran cerna bagian atas, yang ditandai dengan keluhan pada perut bagian atas dan perasaan cepat kenyang setelah makan. Dispepsia umum ditemukan pada penyakit saluran cerna bagian atas, misalnya pada penyakit refluks asam lambung ke esofagus (gastroesophageal reflux disease atau GERD), gastritis (sakit maag), dan peptic ulcer (ulkus peptik atau tukak saluran cerna). Di kalangan awam rata-rata orang menyatakan dispepsia dalam istilah sakit maag.

Terapi Dispepsia: Proton Pump Inhibitor

Proton pump inhibitors atau PPI adalah salah satu obat gastrointestinal yang paling banyak mendapat perhatian saat ini. Termasuk salah satu golongan obat untuk dispepsia dan masalah lambung. PPI merupakan derivat benzimidazol yang bekerja pada bagian sekretori sel-sel parietal lambung dan berikatan dengan saluran ion H+/K+-ATPase (pompa proton). Bagian ini berperan pada tahap akhir produksi asam lambung. Oleh karena itulah obat ini mampu menghasilkan penekanan asam lambung lebih kuat dan lebih lama daripada obat-obat gastritis lainnya.


September 10, 2011

Pilihan terapi untuk Gout

Gout tidak sama dengan asam urat. Asam urat adalah produk penguraian sel yang berasal dari basa nitrogen bernama purin. Purin adalah komponen penting sel karena termasuk penyusun DNA. Purin diuraikan tubuh oleh enzim xanthine-oxidase menjadi produk akhir yang disebut asam urat. Sedangkan gout adalah penyakit metabolik karena kadar asam urat yang tinggi dalam darah (hiperurisemia), atau secara singkat dapat dikatakan sebagai penyakit akibat hiperurisemia. Akumulasi asam urat berlebihan dapat mencetuskan reaksi inflamasi atau peradangan. Salah satu sistem yang terserang adalah sendi.